Rabu, 16 Oktober 2013

Praktek Dasar Menggunakan Proteus

      A. Teori Singkat

Proteus adalah sebuah software simulasi yang sekaligus untuk mendesain rangkaian dan PCB. Proteus mengkombinasikan program ISIS untuk membuat skematik desain rangkaian dengan program ARES untuk membuat layout PCB dari skematik yang kita buat. Menurut beberapa pendapat di forum-forum, software ini sangat baik untuk mendesain mikrokontroler. Proteus juga baik untuk belajar elektronika seperti dasar-dasar elektronika sampai pada aplikasi mikrokontroler. Software ini jika di install menyediakan banyak contoh aplikasi desain yang disertakan sehingga bisa belajar dari contoh-contoh yang sudah ada.
Gambar 1. Tampilan Proteus Ketika START

FITUR-FITUR PROTEUS ADALAH :
  • Memiliki kemampuan untuk mensimulasikan hasil rancangan baik digital maupun analog maupun gabungan keduanya.
  • Mendukung simulasi yang menarik dan simulasi secara grafis.
  • Mendukung simulasi berbagai jenis mikrokontroler seperti AVR, PIC, 8051 series dan mikrokontroler lainnya.
  • Memiliki model-model peripheral yang interaktif seperti LED, tampilan LCD, RS232, dan berbagai jenis library lainnya.
  • Mendukung instrument-instrument virtual seperti voltmeter, ammeter, oscilloscope, logic analyser, dll.
  • Memiliki kemampuan menampilkan berbagai jenis analisis secara grafis seperti transient, frekuensi, noise, distorsi, AC dan DC, dan lain-lain.
  • Mendukung berbagai jenis komponen-komponen analog.
  • Mendukung open architecture sehingga kita bisa memasukkan program seperti C++ untuk keperluan simulasi.
  • Mendukung pembuatan PCB yang di-update secara langsung dari program ISIS ke program pembuat PCB-ARES.

CARA MENGGUNAKAN PROTEUS
  • Install PROTEUS, kemudian jalankan aplikasi ini.
  • Akan muncul GUI
  • Kemudian pilih komponen yang akan digunakan.
  • Pada toolbox sebelah kiri, pilih Component mode kemudian klik tombol yang berisi huruf P untuk mengaktifkan Pick Device. Pick Device adalah box dialog untuk memilih komponen yang akan kita gunakan.
  • Akan muncul box dialog, isikan komponen yang Anda inginkan pada kolom Keywords. Misalnya diisi AT89S51 kemudian pilih salah satu list komponen yang muncul, klik OK.
  • Letakkan komponen yang telah Anda pilih (dalam contoh ini adalah uC AT89S51). Selanjutnya silahkan mencari komponen XTAL, LED, VCC, GROUND dan komponen lainnya kemudian letakkan ke stage.
  • Langkah berikutnya adalah menyambung komponen satu dengan yang lain. Arahkan kursor mendekati ujung komponen, klik mouse kemudian arahkan kursor menuju ujung komponen yang lain.
  • Lakukan berulang sehingga mendapatkan rangkaian yang betul-betul baik
  • Setelah menggambar komponen selesai, saatnya menulis programnya
  • Setelah program selesai ditulis jalankan simulasi. Simulasi akan berjalan setelah kita menekan tombol PLAY di pojok kiri bawah.

·         Lihat hasilnya apakah sudah sesuai dengan program?

       B.    Rangkaian
Gambar 1. Rangkaian Led Berjalan

Gambar 2. Rangkaian I/O dengan 1 Push Button

Gambar 3. Rangkaian I/O dengan 8 Push Button

      
      C.    Program
Program ditulis dengan Basic Compiler yang berbasis bahasa Basic.
Program 1. Led Berjalan
$regfile = "89c55wd.dat"
$crystal = 12000000

Do
P2 = &B00000001
Waitms 1000
P2 = &B00000010
Waitms 1000
P2 = &B00000100
Waitms 1000
P2 = &B00001000
Waitms 1000
P2 = &B00010000
Waitms 1000
P2 = &B00100000
Waitms 1000
P2 = &B01000000
Waitms 1000
P2 = &B10000000
Waitms 1000
End
Loop


Program 2. I/O dengan 1 Push Button

$regfile = "89c55wd.dat"
$crystal = 12000000

P1 = &B11111111

Do

If P1 = &B11111110 Then
P2 = &B00000001
Waitms 1000
P2 = &B00000010
Waitms 1000
P2 = &B00000100
Waitms 1000
P2 = &B00001000
Waitms 1000
P2 = &B00010000
Waitms 1000
P2 = &B00100000
Waitms 1000
P2 = &B01000000
Waitms 1000
P2 = &B10000000
Waitms 1000
End If
Loop


Program 3. I/O dengan 8 Push Button

$regfile = "89c55wd.dat"
$crystal = 12000000

P1 = &B11111111

Do

If P1 = &B11111110 Then
P2 = &B11111110
End If
If P1 = &B11111101 Then
P2 = &B11111101
End If
If P1 = &B11111011 Then
P2 = &B11111011
End If
If P1 = &B11110111 Then
P2 = &B11110111
End If
If P1 = &B11101111 Then
P2 = &B11101111
End If
If P1 = &B11011111 Then
P2 = &B11011111
End If
If P1 = &B10111111 Then
P2 = &B10111111
End If
If P1 = &B01111111 Then
P2 = &B01111111
End If
Loop

Selasa, 15 Oktober 2013

Cara Install Bascom 8051

Sebenarnya untuk Install Bascom tidaklah terlalu sulit. Petunjuk untuk Install sudah tertera pada menu help yang tertera di software tersebut. cukup mengikuti langkah-langkahnya sampai finish. Tetapi tidak ada salahnya kita membahas lagi untuk cara install Bascom ini.

langkah 1
Jalankan Setup.exe yang terdapat di dalam folder instalan. kemudian akan tampil welcome seperti gambar di bawah
Langkah 2
Setelah tampilan di atas muncul, klik next untuk melanjutkan proses instalasi. Kemudian akan muncul tampilan license agreement. Klik I Accept the Agreement yang menyatakan bahwa anda menyetujui segala ketentuan pada Bascom.

Langkah 3
setelah itu klik next. 

Langkah 4
setelah itu akan muncul tampilan destination untuk tempat dimana folder Bascom akan di tempatkan. jika ingin destination yang default klik next saja.
Langkah 5
Lanjutkan dengan klik next
Langkah 6
Proses berjalan.

Langkah 6
klik next, proses instalasi akan meminta restart.
 Langkah 7
Restart komputer.
Langkah 8
Setelah komputer Restart, cari file Basc5132.dll kemudian copykan ke folder instalasi dengan cara klik kanan icon pada dekstop atau di menu start all program. kemudian pilih properties, find target, setelah folder instalan muncul paste file yang di copy tadi ke folder instalan tersebut. setelah semua proses di lewati, install Bascom telah selesai di jalankan.

Download Bascom 8051.

Sabtu, 12 Oktober 2013

Cara Install Proteus 7.9 sp 1 di Windows

siapkan file proteus 7.9 sp1 yang dapat didownload pada menu di bawah post ini, Setelah melakukan download file Proteus 7.7 sp2, maka extract file RAR tersebut pada folder yang sama saja

Kemudian hal yang pertama dilakukan yaitu mengkopi file licency.lxk pada folder \Proteus 7.9 SP1 Pro\Patch Proteus 7.9 SP1 v1.1 ke My Documents anda,
Lanjutkan instalsi seperti biasa, maka proteus akanmeminta licecy ada, pilih locally, pilih next


Kemudian akan tampil bahwa belum ada licecy yang diinstal, pilih next
Kemudian akan tampil form instalasi lisesi, pilih browse lisensi, browse ke My Documets cari Licecy.lxk yang dicopy pada langkah pertama


Kemudian pilih install, bila ada pertanyaan continue…pilih ok, kemudian close form instalasi lisensi, jika berhasil 

maka akan tampil, seperti gambar berikut,

Lanjukan instalasi sampai selesai, kemudian crack proteus dengan Proteus Pro 7.9 SP1 v1.1.exe pada folder \Proteus 7.9 SP1 Pro\Patch Proteus 7.9 SP1 v1.1, ubah lokasi instalsi proteus dengan browse ke program, missal c:/program files/labcenter/proteus, kemudian pilih update…. 

note : untuk windows 7, run as administrator saat patch...  
Proses instalasi selesai….

Download Proteus 7.9 sp 1